close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Lawan Brain Rot, SMAN 6 Cimahi Bangun Karakter Siswa di Era Gawai

by Denny Surya
14 Januari 2026 - 14:06
Lawan Brain Rot, SMAN 6 Cimahi Bangun Karakter Siswa di Era Gawai

Cimahi, BandungOke – Jika banyak sekolah kewalahan menghadapi dominasi gawai, SMA Negeri 6 Kota Cimahi memilih jalur berbeda: melawan “brain rot” dengan karakter dan literasi.

Sekolah ini secara terbuka mengampanyekan pembatasan penggunaan ponsel, terutama pada waktu-waktu krusial.

RelatedPosts

SMAN 9 Bandung Susun Ulang Arah Pendidikan, Karakter, Prestasi, dan Disiplin Jadi Poros Utama

SMAN 6 Cimahi Perkuat Karakter Siswa Lewat Program Gapura Pancawaluya

SMKN 1 Cimahi Perkuat Karakter dan Link Industri, 128 MoU Jadi Modal 2026

“Kami minta anak-anak tidak membuka media sosial saat bangun tidur dan sebelum tidur. Otak perlu jeda, perlu ruang berpikir,” kata Susanto S.Pd, Kepala SMAN 6 Cimahi kepada wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Jabar. Rabu (14/1)

Larangan membawa ponsel ke kelas diterapkan ketat, kecuali untuk kebutuhan pembelajaran. Kebijakan ini bukan anti-teknologi. Justru sebaliknya, guru didorong untuk melek teknologi, termasuk memahami kecerdasan buatan seperti ChatGPT.

“Guru sekarang bukan satu-satunya sumber ilmu. Mereka harus jadi pendamping. Kalau guru gagap teknologi, mereka akan ditinggal siswa,” tegas Susanto.

Penguatan karakter juga dilakukan lewat budaya literasi guru. Para pendidik diwajibkan terus memperbarui pengetahuan, banyak membaca, berdiskusi, dan mengikuti workshop.

“Bagi sekolah, karakter siswa tak mungkin tumbuh jika gurunya berhenti belajar.” Katanya.

Di sisi lain, SMAN 6 Cimahi aktif membangun sinergi dengan orang tua. Grup WhatsApp wali kelas dan orang tua dimaksimalkan untuk memantau perilaku siswa di luar sekolah—wilayah yang justru paling sulit dikontrol.

“Lingkungan luar sekolah sangat heterogen. Tanpa kerja sama orang tua, program karakter di sekolah akan timpang,” kata Susanto.

Ia menegaskan, pendidikan dan kesehatan adalah dua pilar utama kemajuan bangsa. Data rendahnya jumlah sarjana di Indonesia menjadi alarm keras bahwa pendidikan tak bisa dikerjakan sendiri oleh sekolah.

Melalui nilai Pancawaluya, SMAN 6 Cimahi berupaya menanamkan karakter yang relevan dengan zaman dengan sehat jasmani-rohani, berakhlak, berintegritas, cerdas, dan adaptif.

Di era serba cepat, SMAN 6 Cimahi memilih bergerak pelan namun berakar kuat untuk mencapai tujuannya.***

Tags: literasi sekolahpendidikan era digitalpendidikan karakter siswapenggunaan gadgetSMAN 6 Cimahi
Share222Tweet139Share56

Trending

KAI Daop 2 Tambah 4 KA untuk Nataru, Antisipasi Lonjakan Penumpang
Jawa Barat

Tiket KA Lebaran 2026 Resmi Dijual Bertahap Mulai 25 Januari

7 jam ago
Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar
Kota Bandung

Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar

11 jam ago
Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia
Nasional

Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia

14 jam ago
Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga
Nasional

Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga

1 hari ago
Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik
Jawa Barat

Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik

1 hari ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam