Jakarta, BandungOke – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama libur panjang Isra Mikraj, 15–18 Januari 2026.
Di tengah cuaca ekstrem yang memengaruhi sejumlah lintas jalur utara Jawa, KAI tetap mampu melayani 674.644 pelanggan di wilayah Jawa dan Sumatra dengan tingkat okupansi mencapai 110,29 persen.
Capaian tersebut melampaui kapasitas kursi yang disediakan sebanyak 611.699 tempat duduk. Tingginya okupansi dipengaruhi oleh pola penumpang dinamis yang naik dan turun di stasiun antara, sekaligus menegaskan peran strategis kereta api dalam menjaga mobilitas masyarakat pada momentum libur keagamaan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyatakan bahwa keberhasilan ini ditopang oleh kesiapan operasional dan penguatan aspek keselamatan, khususnya di jalur utara yang terdampak genangan dan curah hujan tinggi.
“Keselamatan perjalanan di jalur utara menjadi fokus utama KAI. Seluruh keputusan operasional diambil berdasarkan pemeriksaan teknis di lapangan dan evaluasi berkelanjutan terhadap kondisi prasarana, sehingga meskipun terdapat gangguan di beberapa titik, KAI tetap mampu melayani lebih dari 600 ribu pelanggan,” ujar Anne dikutip Selasa (20/1)
Selama periode libur panjang, KAI menerapkan rekayasa pola operasi secara adaptif, termasuk penyesuaian jadwal dan pembatalan terbatas pada lintas tertentu. Langkah tersebut diambil untuk memastikan seluruh perjalanan KA yang dioperasikan memenuhi standar keselamatan.
Data KAI menunjukkan, relasi dengan volume penumpang tertinggi didominasi lintas utama Jawa, antara lain Gambir–Yogyakarta, Lempuyangan–Pasarsenen, hingga Gambir–Bandung. Sementara itu, KA lokal Bogor Paledang–Sukabumi juga mencatat jumlah pelanggan signifikan.
Anne menegaskan bahwa penyesuaian operasional merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadapi kondisi force majeure akibat faktor alam.
“Evaluasi layanan serta masukan pelanggan akan terus menjadi dasar bagi KAI dalam memperkuat keandalan layanan kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, andal, dan nyaman,” tutup Anne.






