BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Dari Sel Penjara ke Berlin: Horor Joko Anwar yang Menggugat Sistem

Adems
20 Januari 2026 - 12:53
Dari Sel Penjara ke Berlin: Horor Joko Anwar yang Menggugat Sistem



Jakarta, BandungOke – Di sebuah penjara fiktif Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Joko Anwar menanamkan teror yang tidak semata berasal dari hantu.

Lewat Ghost in the Cell, horor menjelma bahasa kritik—sunyi, gelap, dan menghantui. Film itu kini menembus Berlin International Film Festival (Berlinale) 2026, terpilih di section Forum, ruang kurasi bergengsi yang dikenal memberi panggung bagi sinema dengan keberanian artistik dan kegelisahan sosial.

RelatedPosts

Relawan Railfans Tinggalkan Libur Lebaran, Bantu Penumpang KAI di Bandung

Bukber Penuh Makna, Swiss-Belresort Dago Heritage Ajak Anak Yatim Rayakan Ramadan

djagHadq, Pameran Daniel Kho yang Menggugat Manusia Lewat Warna

Bagi Joko, ini bukan sekadar perjalanan film ke festival internasional. Forum Berlinale memiliki reputasi sebagai rumah bagi karya-karya yang menantang batas, baik dari segi bentuk maupun gagasan.

Di sinilah film-film dengan visi kuat berbicara tentang politik, sejarah, dan relasi kuasa—tanpa harus kehilangan identitas genre.

“Kami sangat bangga film Ghost in the Cell terpilih di section ini di Berlinale karena section ini dikenal sebagai section yang secara kuratorial selalu memilih film yang bukan sekadar mengandalkan cerita, tetapi juga relevansinya kuat dengan situasi sosial dan politik negara asal setiap film yang masuk seleksi ini,” kata Joko Anwar dikutip Selasa (20/1)

Forum Berlinale bukan wilayah asing bagi film genre. Sejarahnya mencatat Snowpiercer karya Bong Joon-ho hingga Exhuma arahan Jang Jae-hyun pernah mendapat ruang sebagai film dengan bobot sosial yang kuat.

Di jalur inilah Ghost in the Cell ditempatkan: horor yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga mengusik kesadaran.

Programmer Berlinale, Barbara Wurm, menggambarkan film-film Forum sebagai karya sineas yang memandang sinema sebagai alat refleksi kolektif.

“These are films by people who take their work and its impact seriously: the way it affects our coexistence, our battles, our reconciliations, our history and stories,” ujar Wurm dalam rilis pers.

Dalam Ghost in the Cell, penjara bukan sekadar latar. Ia menjadi metafora sistem—tempat kekuasaan bisa berlindung di balik aturan, dan kemanusiaan diuji di ruang yang paling tertutup. Horor hadir bukan hanya lewat kengerian visual, tetapi melalui rasa terjebak dalam struktur yang timpang.

Produser Tia Hasibuan melihat seleksi Berlinale sebagai penanda penting bagi perjalanan film ini sebelum menyapa penonton Indonesia.

“Ini sekaligus sinyal yang membuat Ghost in the Cell sebagai film yang menjanjikan kekuatan cerita, bahasa sinema, dan gagasan yang kuat dan menarik untuk segera dinikmati penonton bioskop Indonesia,” ujarnya.

Film ke-12 Joko Anwar ini akan menjalani world premiere di bioskop bersejarah Delphi Filmpalast am Zoo, Berlin, dan diputar sepanjang rangkaian Berlinale pada 12–22 Februari 2026.

Diproduksi oleh Come and See Pictures bersama RAPI Films dan Legacy Pictures, film ini juga dipersiapkan untuk menjangkau pasar global dengan Barunson E&A sebagai agen penjualan internasional.

Dari sel penjara yang gelap hingga layar festival di Berlin, Ghost in the Cell menegaskan satu hal: horor Indonesia kini tak hanya menakuti, tetapi juga menggugat.***

Tags: Berlinale 2026Come and See Picturesfilm horor indonesiaFilm Indonesia di BerlinGhost in the CellJoko AnwarSinema Indonesia
Share224Tweet140Share56

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

5 jam ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

6 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

14 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

16 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

16 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!