Bandung, BandungOke — PT Bio Farma kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar operasional perusahaan.
Memanfaatkan momentum Ramadan 2026, sebanyak 1.650 paket sembako dibagikan kepada warga Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, serta Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Rabu, 4 Maret 2026.
Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan pelat merah tersebut.
Paket bantuan berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan sejumlah kebutuhan pokok lain yang lazim dibutuhkan masyarakat menjelang Idul Fitri—periode ketika harga pangan cenderung naik dan daya beli kelompok rentan tertekan.
Kepala Divisi TJSL, HSE, Aset, dan Umum Bio Farma, Hidayat Setiadji, mengatakan pembagian sembako ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di tengah dinamika ekonomi masyarakat.
“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan. Melalui Program Bantuan Sembako Ramadan ini, Bio Farma ingin memastikan kehadiran perusahaan dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban kebutuhan rumah tangga sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketahanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hidayat.
Di Kecamatan Sukajadi, bantuan diterima pemerintah setempat dan didistribusikan kepada warga yang dinilai membutuhkan.
Camat Sukajadi, Inci Dermaga, menyebut kontribusi perusahaan farmasi milik negara itu konsisten hadir dalam berbagai momentum sosial.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bio Farma atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Sukajadi melalui Program Bantuan Sembako Ramadan ini. Bantuan ini sejalan dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan,” ujar Inci.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Kertawangi, Yanto bin Surya. Ia menilai relasi antara perusahaan dan warga desa selama ini berjalan relatif harmonis.
“Kehadiran Bio Farma di lingkungan Desa Kertawangi senantiasa memberikan kontribusi yang nyata bagi masyarakat. Bantuan yang diberikan hari ini bukan hanya tentang nilai bantuan yang diterima, tetapi juga tentang perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh perusahaan kepada masyarakat sekitar. Kami berharap hubungan baik dan semangat gotong royong ini dapat terus terjalin ke depannya,” ujar Yanto.
Di tingkat warga, bantuan sembako dinilai membantu menjaga stabilitas kebutuhan rumah tangga. Hidayah, warga Sukajadi, mengaku terbantu di tengah kenaikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan sembako dari Bio Farma. Bantuan ini sangat membantu warga, terutama di saat harga kebutuhan pokok sedang meningkat menjelang Lebaran,” katanya.
Distribusi 1.650 paket sembako ini mempertegas peran korporasi dalam menopang jaring pengaman sosial, terutama di bulan Ramadan ketika konsumsi rumah tangga meningkat.
Bagi Bio Farma, program TJSL menjadi instrumen menjaga hubungan sosial sekaligus memperkuat legitimasi perusahaan di tengah masyarakat sekitar.***





