Bandung, BandungOke — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mulai mematangkan kesiapan sarana menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.
Perseroan menyiagakan puluhan lokomotif dan ratusan kereta guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada periode mudik dan arus balik.
Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan kesiapan sarana menjadi salah satu fokus utama perusahaan untuk menjamin keselamatan sekaligus kenyamanan pelanggan selama masa angkutan Lebaran.
“Terkait dengan kesiapan pada masa angkutan Lebaran, kami dari Daop 2 Bandung telah berupaya untuk mempersiapkan semuanya semaksimal mungkin, termasuk juga terkait dengan sarana, prasarana, serta SDM yang ada. Pada tahun ini kami menyiapkan sebanyak 30 lokomotif dan 275 kereta yang siap mengangkut pengguna jasa kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026,” ujar Kuswardojo, Selasa, 10 Maret 2026.
Armada tersebut disiapkan melalui proses perawatan berkala yang dilakukan di Depo Kereta Bandung. Pemeriksaan dilakukan berlapis, mulai dari pengecekan harian hingga perawatan berkala dengan interval tertentu.
“Tentunya jika kita lihat perawatan yang dilakukan di Depo Kereta Api, Depo Bandung ini melakukan perawatan mulai dari perawatan harian atau daily check, kemudian P1 atau satu bulanan, P3, P6, dan P12, dengan periode tiga bulanan, enam bulanan, dan 12 bulanan dilaksanakan di Depo. Sementara jika ada perbaikan yang lain akan dikerjakan di Balai Yasa,” jelasnya.
Menurut Kuswardojo, proses perawatan tersebut menjadi rutinitas yang tidak dapat ditunda karena menyangkut keselamatan perjalanan kereta api.
“Perawatan merupakan hal yang harus dikerjakan setiap hari. Salah satunya adalah untuk memastikan keselamatan dalam pengoperasian sarana tersebut. Nantinya juga dilakukan pemeriksaan yang rutin, di antaranya pemeriksaan sistem pengereman, sistem pendingin, bahan bakar, serta bagian rangka bawah atau bogie dari kereta tersebut,” katanya.
Setiap lokomotif yang selesai bertugas juga langsung menjalani pemeriksaan kembali di depo sebelum kembali dioperasikan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian dalam kondisi prima saat memasuki masa puncak perjalanan Lebaran.
Dengan kesiapan sarana tersebut, KAI Daop 2 Bandung optimistis dapat menjaga keandalan layanan selama periode mudik.
Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar perjalanan menggunakan kereta api dapat berlangsung aman dan nyaman.***





