Bandung, BandungOke — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan strategi pengaturan lalu lintas di 36 titik untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama masa Angkutan Lebaran 2026.
Pengawasan difokuskan pada jalur utama serta akses menuju kawasan wisata yang biasanya dipadati pengunjung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan potensi kemacetan diperkirakan meningkat menjelang hingga setelah Hari Raya Idulfitri.
“Potensi kemacetan tentu kita antisipasi, terutama sebelum hari H, pada hari H, dan setelah Lebaran. Karena biasanya mobilitas masyarakat meningkat cukup signifikan,” ujar Rasdian, di kutip Minggu, 15 Maret 2026.
Menurut dia, petugas pengatur lalu lintas telah ditempatkan di sejumlah persimpangan strategis. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan kendaraan selama periode mudik dan arus balik.
Dishub juga memprioritaskan pengawasan di jalur wisata yang sering mengalami lonjakan kendaraan, khususnya kawasan Bandung Utara.
“Jalur wisata seperti arah Dago, Ledeng, dan jalur menuju Lembang menjadi perhatian karena biasanya mengalami lonjakan kendaraan,” katanya.
Selain wilayah utara, kawasan wisata Bandung Selatan seperti Ciwidey juga masuk dalam pemantauan intensif.
Petugas Dishub akan bekerja dalam dua sif setiap hari, yakni pagi hingga siang serta siang hingga malam hari. Selain pengaturan manual di lapangan, pemantauan lalu lintas juga dilakukan melalui Area Traffic Control System (ATCS) yang tersebar di berbagai titik kota.
Melalui sistem tersebut, kondisi lalu lintas dapat dipantau secara real time sehingga petugas dapat segera mengambil langkah jika terjadi kepadatan kendaraan.
Dishub juga menyiagakan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk menangani gangguan lalu lintas secara langsung di lapangan.
Pengawasan turut difokuskan pada sejumlah flyover yang kerap menjadi titik kemacetan saat libur panjang, seperti Flyover Pasupati, Antapani, Kiaracondong, Nurtanio, dan Gatot Subroto.
Rasdian menambahkan, lonjakan jumlah wisatawan juga menjadi faktor yang perlu diantisipasi. Berdasarkan proyeksi, jumlah pengunjung yang datang ke Bandung selama libur Lebaran diperkirakan mencapai 400 ribu hingga 420 ribu orang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dan mengikuti arahan petugas agar perjalanan selama libur Lebaran tetap aman dan nyaman,” ujarnya.***





