BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Kisah Nuryani di Bandung: Asuh 8 Anak, Dapat Bantuan dan Beasiswa dari Pemkot

Abdul Hadi
20 Maret 2026 - 11:45
Kisah Nuryani di Bandung: Asuh 8 Anak, Dapat Bantuan dan Beasiswa dari Pemkot



Bandung, BandungOke — Tangis Nuryani pecah siang itu. Di rumah kontrakan sederhana di kawasan Pasir Endah, Ujungberung, ia menerima bantuan dari Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Kamis, 19 Maret 2026.

Perempuan itu mengasuh delapan anak seorang diri. Dalam ruang sempit dua kamar, mereka hidup berhimpitan—berbagi ruang, harapan, dan keterbatasan.

RelatedPosts

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

Hujan Disertai Angin, Reklame dan Pohon Tumbang di Bandung

Terminal Leuwipanjang Kembali Disorot, Pemudik Keluhkan Dua Masalah Ini

“Alhamdulillah,” ucapnya lirih, menahan haru.

Farhan datang, menyapa satu per satu anak Nuryani. Ia menanyakan sekolah dan keseharian mereka. Dari percakapan itu terungkap, lima anak masih bersekolah, sementara tiga lainnya belum.

“Ibu ini luar biasa. Di tengah kondisi seperti ini, tetap berusaha menyekolahkan anak-anaknya,” ujar Farhan.

Bantuan yang diberikan tak hanya berupa sembako. Selimut, perlengkapan mandi, hingga seragam sekolah ikut diserahkan. Anak-anak tampak antusias, membantu mengangkat barang-barang yang datang.

Namun perhatian utama tertuju pada pendidikan. Pemerintah Kota Bandung bersama Bank BJB memberikan bantuan biaya sekolah sebesar Rp500.000 per bulan selama satu tahun.

“Untuk bantuan biaya sekolah anak-anak, sekadar ongkos ya. Ibu dapat Rp500.000 per bulan selama satu tahun,” kata Farhan.

Ia menegaskan, keluarga Nuryani termasuk kelompok sangat rentan—perempuan dan anak tanpa tulang punggung keluarga.

“Yang penting kita mesti menyelamatkan Ibu dan anak-anak ini,” tegasnya.

Farhan juga memastikan kelengkapan administrasi kependudukan keluarga tersebut agar bantuan dapat terus tersalurkan.

“KIA-nya harus lengkap ya, supaya semua bantuan bisa lancar,” pesannya.

Di akhir kunjungan, ia menitipkan pesan kepada lingkungan sekitar agar terus mendampingi keluarga itu.

“Saya titip, tolong dijaga. Pekerja sosial dan lingkungan harus terus mendampingi,” kata Farhan.

Bagi Nuryani, bantuan itu bukan sekadar angka. Ia adalah peluang—agar anak-anaknya tetap bisa bermimpi.***

Tags: anak putus sekolahbantuan pendidikanbantuan sembakoBantuan Sosial Bandungkemiskinan kotaKisah InspiratifMuhammad FarhanNuryani BandungPemkot Bandungwarga bandung
Share230Tweet144Share58

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

1 jam ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

2 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

11 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

12 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

12 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!