Bandung, BandungOke.com — Memasuki hari kedua lebaran 2026 lonjakan kendaraan menuju destinasi wisata di Jawa Barat mulai tak terbendung. Kepolisian pun bergerak cepat dengan strategi khusus untuk mencegah kemacetan parah di sejumlah titik favorit wisatawan.
Kepolisian Daerah Jawa Barat mencatat adanya pergerakan besar masyarakat. Mereka tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga memadati sejumlah objek wisata unggulan pada hari kedua lebaran 2026.
Melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026, Polda Jabar memfokuskan pengamanan pada lima kluster utama, yakni tempat ibadah, akses penyeberangan dan bandara, jalur tol, jalur arteri perkotaan, serta kawasan wisata.
Kabid Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, menyebutkan bahwa peningkatan kendaraan menuju lokasi wisata sudah terlihat sejak hari pertama Lebaran.
“Pada hari pertama Lebaran, volume kendaraan menuju objek wisata meningkat hingga 30 persen. Dan pada hari kedua ini diperkirakan akan terus bertambah,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).
Sejumlah kawasan wisata yang menjadi perhatian khusus di antaranya Kawasan Puncak, Lembang, Ciwidey, hingga Pantai Pangandaran yang dikenal rawan kemacetan saat libur panjang.
Untuk mengantisipasi kepadatan, Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Raydian Kokrosono, menerapkan strategi pengamanan berlapis. Selain penempatan personel di titik rawan, tim urai kemacetan juga disiagakan secara mobile.
Optimalkan Penggunaan Drone
Polda Jabar juga mengoptimalkan penggunaan drone untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time, sehingga penanganan kemacetan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Selain itu, polisi menerapkan delaying system atau penundaan arus sebelum memberlakukan sistem one way, khususnya di jalur Puncak, guna mengatur volume kendaraan agar tidak menumpuk.
Di sisi pelayanan, Polda Jabar mencatat sekitar 11.000 pengguna telah memanfaatkan layanan Hotline Mudik untuk memantau kondisi lalu lintas dan mencari informasi pos pelayanan terdekat.
Sebanyak 332 pos pengamanan juga telah disiagakan di berbagai jalur selama Operasi Ketupat Lodaya 2026. Layanan Call Center Polri 110 pun tetap beroperasi selama 24 jam.
Menjelang arus balik, polisi mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Mulai dari kondisi fisik, kendaraan, hingga kecukupan saldo uang elektronik.
Polisi juga meminta pemudik untuk mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.





