BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Dua Anak Harimau Mati, Penutupan Bandung Zoo Pemkot Disorot Lagi

Abdul Hadi
26 Maret 2026 - 14:45
Dua Anak Harimau Mati, Penutupan Bandung Zoo Pemkot Disorot Lagi



Bandung, BandungOke -Kematian dua anak harimau di Kebun Binatang Bandung kembali menempatkan Pemerintah Kota Bandung dalam sorotan.

Peristiwa ini terjadi di tengah kebijakan penutupan sementara kebun binatang yang sebelumnya disebut sebagai langkah pembenahan.

RelatedPosts

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

Hujan Disertai Angin, Reklame dan Pohon Tumbang di Bandung

Terminal Leuwipanjang Kembali Disorot, Pemudik Keluhkan Dua Masalah Ini

Namun, fakta bahwa dua satwa muda mati akibat infeksi virus panleukopenia memunculkan pertanyaan: apakah penutupan tersebut benar-benar diikuti perbaikan sistemik?

Dua anakan harimau berusia delapan bulan dilaporkan mati mendadak setelah terinfeksi virus yang berkembang cepat dan bersifat akut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku terpukul atas kejadian tersebut dan menilai peristiwa ini sebagai pelajaran penting bagi pengelolaan kebun binatang.

“Ini sangat memprihatinkan dan menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Meski panleukopenia tergolong virus yang umum, namun ketika menyerang kucing besar usia muda, tingkat fatalitasnya sangat tinggi,” kata Farhan dalam keterangan resminya, Kamis (26/3/2026).

Namun, pernyataan itu tidak serta-merta meredam kritik. Penutupan kebun binatang sebelumnya diharapkan menjadi momentum memperkuat biosekuriti, memperbaiki manajemen satwa, serta memastikan standar kesehatan lebih ketat.

Kenyataannya, kasus infeksi virus justru terjadi setelah fase tersebut, menandakan pembenahan belum menyentuh akar persoalan.

Pemkot Bandung kini menyatakan akan memperkuat sistem biosekuriti, terutama karena lokasi kebun binatang yang berada di tengah kota dan dekat permukiman.

Pernyataan ini sekaligus mengindikasikan bahwa pengamanan kesehatan satwa sebelumnya belum berjalan optimal.

“Kasus ini harus menjadi titik balik untuk memperbaiki sistem pengelolaan secara total,” tegas Farhan.

Pemerintah kota juga berencana menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat untuk evaluasi menyeluruh.

Langkah tersebut dinilai sebagai upaya mencari solusi eksternal setelah pemerintah daerah dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan secara mandiri.

Padahal, sebagai lembaga konservasi, kebun binatang dituntut menjaga keberlangsungan reproduksi satwa langka. Program penangkaran yang disebut berhasil pada masa lalu kini kembali dipertanyakan efektivitasnya ketika perlindungan terhadap satwa muda justru gagal.

Farhan menyebut kebun binatang memiliki rekam jejak reproduksi yang baik, termasuk kelahiran harimau betina Donggala pada 2019. Namun, ia mengakui kematian dua anakan harimau menjadi pukulan berat.

“Ini membuktikan bahwa kita punya kemampuan dalam penangkaran. Kehilangan dua anakan harimau ini menjadi pukulan berat, tapi juga momentum untuk berbenah,” ujarnya.

Pemkot Bandung juga memastikan prosedur vaksinasi dan perawatan telah dijalankan. Meski demikian, Farhan menekankan perlunya peningkatan biosekuriti di perimeter kebun binatang.

“Kami tetap berkomitmen menjaga animal welfare. Namun kejadian ini menunjukkan bahwa biosekuriti, terutama di perimeter kebun binatang, harus ditingkatkan secara signifikan,” pungkasnya.

Peristiwa ini memperlihatkan paradoks kebijakan: penutupan kebun binatang belum menjamin perbaikan menyeluruh.

Tanpa langkah konkret dan konsisten, kematian dua anak harimau berpotensi menjadi simbol kegagalan kebijakan—ketika intervensi administratif tidak diikuti penguatan teknis dan pengawasan lapangan.***

Editor: Denny Surya
Tags: animal welfareBandungbandung zoobiosekuriti satwadua anak harimau matievaluasi kebun binatangkebijakan Pemkot Bandungkebun binatang bandungkonservasi satwaMuhammad FarhanpanleukopeniaPemkot Bandungpenutupan kebun binatangtata kelola kebun binatang
Share227Tweet142Share57

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

58 menit ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

2 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

11 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

12 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

12 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!