Bandung, BandungOke — Upaya memperkuat tulang punggung ekonomi digital di Jawa Barat mengemuka dalam ajang Jabrix Expo 3.0, bagian dari Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) APJII Jawa Barat 2026. Di forum ini, DE-CIX Indonesia menegaskan pentingnya interkoneksi sebagai fondasi pertumbuhan bisnis digital yang berkelanjutan.
Mengusung tema Building Network to Scale Up Business, kegiatan yang digelar di Harris Convention Hall Citylink Bandung itu tidak sekadar pameran teknologi. Ia menjadi ruang temu pelaku industri—dari penyedia layanan internet hingga perusahaan digital—untuk merumuskan arah kolaborasi di tengah lonjakan kebutuhan konektivitas.
Kebutuhan jaringan yang cepat dan stabil kini bukan lagi pilihan, melainkan prasyarat. Dalam konteks itu, DE-CIX Indonesia mendorong pemanfaatan Internet Exchange (IX) dan skema direct peering untuk meningkatkan efisiensi sekaligus performa jaringan.
Model interkoneksi semacam ini dinilai mampu memangkas latensi, menekan biaya operasional, serta memperluas jangkauan layanan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan besar, tetapi juga membuka peluang bagi pemain lokal untuk bersaing di pasar digital yang makin padat.
Ketua Pengurus Wilayah APJII Jawa Barat, Geary M Fherza, menekankan urgensi kolaborasi lintas pelaku industri.
“Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Sudah saatnya kita membangun network yang kuat, yang mampu memberikan dampak positif, tidak hanya bagi perusahaan masing-masing, tetapi juga bagi pemerataan akses internet hingga ke wilayah pelosok Jawa Barat,” ujar Geary dalam keterangan persnya, Jum’at 30 April 2026 Malam
Pernyataan itu menyoroti satu persoalan klasik: kesenjangan akses. Infrastruktur digital yang timpang masih menjadi hambatan bagi percepatan ekonomi berbasis teknologi di daerah.

Direktur DE-CIX Indonesia, Thomas Dragono, menyatakan pihaknya sejalan dengan dorongan tersebut.
“Kami sejalan dengan hal tersebut. Membangun network yang kuat bukan hanya tentang konektivitas, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem yang saling terhubung dan mampu mendorong pertumbuhan bersama. Melalui interkoneksi dan direct peering, pelaku industri dapat meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan layanan, serta membuka peluang untuk scale up bisnis secara berkelanjutan,” kata dia.
Bagi DE-CIX, partisipasi dalam forum seperti Jabrix Expo bukan sekadar kehadiran simbolik. Ini merupakan bagian dari strategi memperluas ekosistem interkoneksi di Indonesia—pasar yang terus tumbuh seiring penetrasi internet dan adopsi layanan digital.
Jabrix Expo 3.0, pada akhirnya, memperlihatkan satu hal: masa depan ekonomi digital tidak ditentukan oleh siapa yang paling besar, tetapi oleh siapa yang paling terhubung.***





