BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

7 Satwa Tewas dan Siamang Stres di Bandung Zoo, Diduga Ini Penyebabnya

Andriansyah
12 Juni 2025 - 15:14
7 Satwa Tewas dan Siamang Stres di Bandung Zoo, Diduga Ini Penyebabnya



Bandung,bandungoke – Derita tak kasat mata tengah terjadi di balik jeruji Bandung Zoo. Bukan sekadar cerita konservasi, tapi kisah pilu tentang bagaimana seekor siamang jantan bernama Mazda kini menolak turun dari pohon sejak dua hari lalu.

Satwa itu tak makan, tak minum, dan tak berani menyentuh tanah setelah insiden jatuh menyentuh pagar listrik.

“Siamang ini jatuh saat dipaksa keluar ke kandang exhibit. Dia menyentuh pagar kejut, lalu tercebur ke kolam. Sejak itu, dia tak berani turun,” kata sumber dilapangan, dikutip kamis (12/6). “Kasihan, sudah dua hari tak makan dan tidak turun. Dia jelas stres.” imbuhnya.

RelatedPosts

Viral Keluhan Layanan Bayi, RSHS Bandung Minta Maaf dan Janjikan Perbaikan

Longsor Hambat Perjalanan KA Ciremai, Tim Darurat Dikerahkan

PEWARIS Desak Pemerintah, 4 Poin Keras Usai Kematian Anak Harimau di Bandung Zoo

Siamang berusia 12 tahun itu seharusnya rutin kembali ke kandang tidur setiap sore. Namun sejak Senin (9/6), ia membangkang rutinitasnya. Penyebabnya bukan sekadar trauma fisik, tapi luka psikologis akibat perlakuan yang disebut sebagai “eksperimen” dari salah satu keeper senior yang merupakan bagian dari manajemen baru yang dibawa oleh Taman Safari Indonesia (TSI).

Masalahnya bukan berhenti di Mazda. Sejak TSI kembali mengambil alih pengelolaan Bandung Zoo per 20 Maret 2025, sedikitnya tujuh satwa dilaporkan mati, dari berbagai spesies. Empat di antaranya tewas dalam waktu yang berdekatan selama Mei hingga awal Juni. Tidak ada penjelasan transparan dari pihak manajemen.

Kondisi kacau ini diperburuk oleh dualisme kepemimpinan. Di satu sisi, manajemen baru yang dikomandoi oleh TSI membawa serta general manager, tim operasional, hingga vendor pengamanan sendiri. Di sisi lain, manajemen lama masih menjalankan struktur serupa. Benturan wewenang ini berimbas langsung pada kelangsungan hidup satwa.

“Tidak ada komunikasi yang jelas antar dua kubu manajemen. Perawatan satwa jadi korban. Ini bukan soal ego, tapi nyawa yang melayang,” ujar sumber internal yang enggan disebutkan namanya.

Belum ada respons resmi dari manajemen gabungan terkait kondisi Mazda maupun daftar kematian satwa yang terjadi dalam tiga bulan terakhir. Sementara itu, siamang yang kini enggan menyentuh tanah menjadi simbol penderitaan yang lebih dalam: kekacauan tata kelola konservasi yang merenggut hidup para penghuni kebun binatang.***

Share242Tweet151Share61
ADVERTISEMENT

Trending

N219 Masuk Pasar Komersial Dalam Negeri, Senjata Baru Logistik Wilayah Terpencil
Ekbis

N219 Masuk Pasar Komersial Dalam Negeri, Senjata Baru Logistik Wilayah Terpencil

5 jam ago
KAI Tutup 29 Perlintasan Liar, Namun Ancaman Kecelakaan Masih Mengintai
Berita

KAI Tutup 29 Perlintasan Liar, Namun Ancaman Kecelakaan Masih Mengintai

6 jam ago
3 Harga BBM Pertamina Naik Tajam Hari Ini, Turbo Tembus Rp19.400
Ekbis

Pertamax Turbo Melonjak Tajam, BBM Nonsubsidi Resmi Bikin Kantong Jebol

14 jam ago
Kolaborasi Telkom University–UI Menguat, Program Double Degree dan Exchange Disiapkan
Pendidikan

Kolaborasi Telkom University–UI Menguat, Program Double Degree dan Exchange Disiapkan

1 hari ago
Menuju Indonesia Emas 2045, Habiburokhman Dorong HMI Naik Kelas
Jawa Barat

Menuju Indonesia Emas 2045, Habiburokhman Dorong HMI Naik Kelas

2 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!