Jakarta, BandungOke – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan kredit infrastruktur sebesar Rp491,63 triliun hingga Februari 2026. Kredit Infrastruktur Bank Mandiri tersebut tumbuh 30,8 persen secara tahunan dibandingkan Rp375,85 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan pembiayaan ini menjadi bagian dari dukungan perseroan terhadap percepatan pembangunan dan penguatan konektivitas ekonomi nasional.
“Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional melalui pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Penyaluran Kredit Infrastruktur Bank Mandiri tersebut mencakup proyek jalan tol, pelabuhan, jaringan kereta api, energi, hingga infrastruktur digital yang dinilai menjadi motor pertumbuhan ekonomi.
7 Sektor Infrastruktur yang Dibiayai Bank Mandiri
Berikut sektor dengan nilai pembiayaan terbesar:
1. Transportasi – Rp118,03 triliun
Menjadi kontributor terbesar, tumbuh 18,45 persen yoy.
Konstruksi Infrastruktur – Rp85,84 triliun
Lonjakan tertinggi mencapai 178,19 persen yoy.
2. Pembangunan Jalan – Rp54,84 triliun
Naik 11,08 persen secara tahunan.
3. Telematika – Rp44,34 triliun
Tumbuh 12,61 persen yoy.
4. Energi dan Migas
5. Mendukung proyek energi strategis nasional.
6. Perumahan Rakyat
Memperkuat pembangunan hunian dan kawasan baru.
7. Fasilitas Perkotaan
Termasuk proyek utilitas dan infrastruktur kota.
Riduan menilai pembangunan infrastruktur akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan efisiensi logistik nasional.
“Infrastruktur memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas dan mendorong sektor produktif,” katanya.
Prospek Kredit Infrastruktur Masih Tinggi
Bank Mandiri melihat peluang pembiayaan infrastruktur tetap kuat seiring berlanjutnya Proyek Strategis Nasional (PSN). Perseroan juga akan memperkuat pembiayaan melalui skema sindikasi dan pembiayaan berkelanjutan.
Dengan jaringan dan kapabilitas pembiayaan yang solid, Bank Mandiri menargetkan terus memperluas peran dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.***





