Bandung, BandungOke — Strategi penjualan agresif dilancarkan Astra Daihatsu di Jawa Barat menjelang Lebaran 2026.
Melalui program “Daihatsu Idul Fitri” (DAIFIT) 2026, perusahaan membidik lonjakan penjualan hingga menembus 1.000 unit per bulan—angka yang sebelumnya sulit disentuh dalam beberapa bulan terakhir.
Program yang berlangsung 1 Februari–30 April 2026 itu menawarkan insentif tak biasa: sembilan paket umroh bagi konsumen beruntung.
Skema ini menjadi jurus ganda—mendongkrak volume penjualan sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan.
Kepala Wilayah Astra Daihatsu Jawa Barat, Arief Budianto, menegaskan momentum Lebaran dimanfaatkan maksimal.
“Kami ingin momentum Lebaran ini benar-benar terasa istimewa. Bukan hanya bisa memiliki mobil baru, tapi juga berkesempatan mendapatkan hadiah umroh. Ini wujud komitmen kami memanjakan pelanggan,” kata Arief di Bandung, Selasa (3/3/2026).
Tren Naik 22 Persen, Target Dinaikkan
Optimisme Daihatsu bukan tanpa angka. Pada Januari 2026, penjualan di Jawa Barat naik 22 persen dibanding periode sama tahun lalu—dari 800 unit menjadi sekitar 900 unit.
Kenaikan ini menjadi sinyal pemulihan daya beli kelas menengah di tengah tekanan ekonomi nasional.
Arief memasang target lebih ambisius: tembus 1.000 unit per bulan.
“Dengan program DAIFIT dan fasilitas kredit yang semakin fleksibel, kami optimistis target 1.000 unit per bulan bisa tercapai. Kami siap melayani kebutuhan kendaraan pribadi maupun bisnis,” tegasnya.
Dari sisi model, pasar Jawa Barat masih digerakkan kendaraan niaga ringan dan LCGC. Grand Max Pick Up menyumbang sekitar 35 persen penjualan, disusul Sigra 25 persen.
Kombinasi kendaraan produktif dan mobil keluarga murah menjadi tulang punggung volume.
Ekosistem Astra dan Daya Tarik Religi
Daihatsu memanfaatkan ekosistem pembiayaan grup Astra untuk memperlonggar akses kredit.
Skema tenor fleksibel dan DP kompetitif menjadi amunisi menghadapi persaingan ketat di segmen entry-level.
Marketing & CR Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono, menekankan pendekatan menyeluruh dalam pengalaman konsumen.
“Kami ingin masyarakat merasakan kemudahan total, mulai dari proses pembelian, jaringan outlet yang luas, hingga layanan purna jual yang terjamin. Membeli Daihatsu harus terasa simpel dan menenangkan,” ujarnya.
Sejak 2023 hingga 2025, tercatat 27 konsumen telah diberangkatkan umroh lewat berbagai program Daihatsu.
DAIFIT 2026 menjadi kelanjutan strategi insentif berbasis emosional—memadukan kebutuhan mobilitas dan aspirasi religius kelas menengah Muslim.
Di tengah pasar otomotif nasional yang masih fluktuatif, Jawa Barat menjadi salah satu kantong pertumbuhan. Lebaran 2026 kini bukan sekadar musim mudik, tetapi momentum uji nyali target ambisius Daihatsu.***





