Bandung, BandungOke – Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan Edaran Nomor 5/EDR/I.0/B/2026 tentang Imbauan Efisiensi dan Budaya Hidup Hemat.
Edaran itu meminta seluruh elemen Persyarikatan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran, pelaksanaan kegiatan, hingga pola hidup sehari-hari.
Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat, Iu Rusliana, mengatakan edaran tersebut diterbitkan sebagai respons terhadap situasi ekonomi nasional dan global yang menuntut pengelolaan sumber daya secara lebih bijak.
“Situasi perekonomian nasional dan global saat ini perlu disikapi dengan kebijaksanaan bersama,” kata Iu Rusliana Jum’at 7 Mei 2026
Dalam edaran itu, PP Muhammadiyah meminta seluruh pimpinan Persyarikatan di berbagai tingkatan mengedepankan efisiensi penggunaan anggaran serta menghindari pengeluaran yang tidak mendesak.

Organisasi juga diminta memprioritaskan program strategis yang berdampak langsung kepada masyarakat dan mengurangi kegiatan seremonial.
Muhammadiyah juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk menekan biaya operasional. Kegiatan rapat koordinasi maupun pertemuan lintas wilayah dianjurkan dilakukan secara daring sebagai pengganti kunjungan langsung yang memerlukan anggaran besar.
“Mengurangi acara-acara regional-nasional dan kunjungan-kunjungan langsung berbiaya tinggi yang dapat digantikan dengan rapat koordinasi atau kegiatan secara daring,” demikian bunyi edaran tersebut.
Selain itu, PP Muhammadiyah membatasi frekuensi perjalanan luar negeri untuk kegiatan yang dianggap tidak prioritas. Langkah itu disebut sebagai bagian dari upaya penghematan dan penguatan kemandirian organisasi.
Edaran tersebut juga menyinggung penghematan energi di lingkungan kantor dan amal usaha Muhammadiyah. Penggunaan listrik, air, dan energi diminta lebih efisien, termasuk membuka peluang penggunaan panel surya sebagai alternatif energi.
Tak hanya menyasar tata kelola organisasi, Muhammadiyah turut mengajak warga Persyarikatan membangun budaya hidup sederhana, sehat, bersih, dan produktif. PP Muhammadiyah menekankan pentingnya penerapan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) serta Risalah Islam Berkemajuan dalam kehidupan sehari-hari.
“Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan penghematan, memperkuat kemandirian, serta menjaga stabilitas dan kelangsungan Persyarikatan Muhammadiyah,” kata Iu Rusliana.
Edaran itu telah diteruskan kepada seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan ’Aisyiyah untuk disosialisasikan hingga tingkat cabang dan amal usaha di masing-masing daerah.***





