Kab.Bandung, BandungOke – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Kabupaten Bandung. Kali ini, kegiatan digelar di Desa Sudi, Kecamatan Ibun, Kamis, 7 Mei 2026, dengan menekankan pentingnya kualitas makanan dan pengawasan masyarakat dalam pelaksanaannya.
Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv Singh mengatakan program MBG merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat. Namun, menurut dia, pelaksanaan program harus diawasi ketat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Namun implementasinya harus benar-benar dijaga agar kualitas makanan tetap sesuai standar,” ujar Rajiv Singh dalam sosialisasi tersebut.
Ia menilai besarnya anggaran program harus diikuti dengan kualitas layanan yang baik di lapangan. Rajiv mengaku menerima laporan mengenai makanan yang dinilai tidak sesuai spesifikasi di sejumlah wilayah di Bandung Barat.

“Niat pemerintah sangat baik, anggarannya besar. Tapi kita tidak ingin ada masyarakat yang menerima makanan yang tidak layak. Bahkan, saya mendengar laporan adanya kasus makanan yang tidak sesuai spesifikasi di beberapa wilayah Bandung Barat,” katanya.
Rajiv meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan persoalan dalam distribusi maupun kualitas makanan MBG. Menurut dia, laporan dapat disampaikan melalui kepala desa, camat, hingga koordinator kecamatan agar segera ditindaklanjuti.
Ia juga mengingatkan penyedia layanan atau dapur MBG agar menjalankan standar operasional secara ketat. Pemerintah, kata dia, dapat memberikan sanksi hingga pencabutan izin operasional bagi penyedia yang melanggar ketentuan.
Selain membahas pengawasan, Rajiv menyinggung pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Ibun. Menurut dia, keberadaan SPPG diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menyerap hasil pertanian dan peternakan warga melalui kerja sama dengan BUMDes dan koperasi desa.
Melalui sosialisasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat memahami tujuan program MBG sekaligus ikut terlibat dalam pengawasan agar pelaksanaannya berjalan optimal dan tepat sasaran.***





