KARAWANG, BandungOke — Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali digelar di Kabupaten Karawang. Kali ini kegiatan berlangsung di GOR Kiara, Desa Kiara, Kecamatan Cilamaya Kulon, Rabu, 6 Mei 2026, dengan dihadiri ratusan warga yang antusias menantikan pelaksanaan program tersebut.
Kegiatan itu menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI Cellica Nurrachadiana, Kepala KPPG Bogor Haidir S.Si., M.Si., serta Nutrisionis Ahli Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang Meidina S.Tr., Gz.
Dalam paparannya, Cellica menilai Program MBG menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju visi Indonesia Emas 2045. Menurut dia, pemenuhan gizi harus dimulai sejak masa kehamilan agar anak tumbuh sehat dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik.
“Program ini merupakan salah satu asta cita Bapak Presiden kita. Kerangka besarnya dimulai dari ibu hamil yang diharapkan mendapat gizi yang cukup dan seimbang. Lalu anaknya lahir sempurna, tumbuh sehat, cerdas dan punya kualitas. Sehingga saat tercapainya Indonesia Emas 2045 mendatang, muncul generasi hebat yang membangun bangsa,” ujar Cellica.
Ia mengatakan, Program MBG bukan hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi daerah. Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kata dia, membuka peluang kerja baru sekaligus melibatkan petani dan pelaku usaha lokal sebagai pemasok bahan pangan.

“Dengan Program Makan Bergizi Gratis, perputaran ekonomi di daerah tumbuh. Hadirnya SPPG mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar. Petani dan pengusaha lokal juga mendapat berkah sebagai penyuplai bahan untuk menu MBG,” katanya.
Cellica juga menyinggung persoalan stunting di Kabupaten Karawang yang dinilai masih menjadi tantangan serius. Ia menyebut kasus stunting justru banyak ditemukan di wilayah perkotaan akibat pola asuh dan kurangnya perhatian terhadap asupan gizi anak.
Menurut dia, keberadaan Program MBG diharapkan dapat membantu menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi sejak dini.
Sementara itu, para peserta yang hadir tampak aktif mengikuti sosialisasi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait mekanisme pelaksanaan program. Pemerintah berharap sosialisasi tersebut dapat memperluas pemahaman masyarakat agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi warga.***





