BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

NTP Petani Merosot, Wisatawan Asing Naik, Ekspor Melemah

Denny Surya
2 Mei 2025 - 20:19
NTP Petani Merosot, Wisatawan Asing Naik, Ekspor Melemah



BandungOke – Sektor pertanian Jawa Barat kembali mengalami tekanan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan Nilai Tukar Petani (NTP) pada April 2025 sebesar 0,95 persen, menjadi 112,03, akibat harga jual hasil pertanian yang melemah sementara biaya produksi meningkat.

“Penurunan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani sebesar 136,24 turun 0,40 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani sebesar 121,61 atau naik 0,55 persen dibandingkan Maret 2025,” jelas Plt. Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus.dalam konferensi pers di Aula BPS Jabar, Jumat (2/5/2025).

Subsektor yang paling terpukul yaitu peternakan (-2,31 persen) dan tanaman pangan (-2,21 persen). Namun demikian, subsektor hortikultura mencatat kinerja positif dengan kenaikan 5,10 persen. Penurunan juga tercermin pada Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) yang turun 0,58 persen menjadi 115,39.

RelatedPosts

Awal Mei, Harga Emas Antam Menguat ke Rp2,799 Juta

DE-CIX Dorong Interkoneksi, Ekosistem Digital Jabar Siap Melompat

69.574 Kursi KA di Daop 2 Bandung Ludes Diburu Jelang Libur 1 Mei

“Penurunan NTUP ini terjadi karena indeks harga yang diterima petani mengalami penurunan 0,40 persen, sementara indeks biaya produksi dan barang modal naik 0,18 persen,” tambah Darwis.

Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Barat melonjak 26,57 persen pada Maret 2025 dibanding bulan sebelumnya, didominasi oleh wisatawan asal Tiongkok (41,22 persen) dan Singapura (27,48 persen).

“Distribusi wisman menurut kebangsaan masih didominasi oleh wisman asal Tiongkok sebesar 41,22 persen, diikuti wisman asal Singapura sebesar 27,48 persen,” kata Darwis.

Sayangnya, tingkat penghunian kamar (TPK) justru anjlok hingga 13,60 poin, menyisakan rata-rata hunian hanya 24,28 persen di seluruh hotel.

“Adanya pembatasan penggunaan anggaran pada kegiatan MICE pemerintah serta momen bulan suci Ramadan menjadi pengaruh signifikan terhadap turunnya angka TPK,” jelasnya.

Di sektor perdagangan luar negeri, nilai ekspor Jawa Barat turun 3,51 persen menjadi 3,09 miliar USD, sementara impor meningkat hingga 10,38 persen menjadi 0,98 miliar USD. Kendati demikian, neraca perdagangan tetap surplus 2,11 miliar USD.

“Tujuan ekspor terbesar masih ke Amerika Serikat sebanyak 480 juta USD, diikuti ke Filipina sebanyak 277 juta USD. Tapi kita masih mengalami defisit dengan Taiwan dan Tiongkok,” pungkas Darwis.***

Editor : Abu Shofwan

Share222Tweet139Share55
ADVERTISEMENT

Trending

3 Pihak yang Disorot dalam Kecelakaan Perlintasan Sebidang, Ini Penjelasan Pakar Perkeretaapian
Nasional

3 Pihak yang Disorot dalam Kecelakaan Perlintasan Sebidang, Ini Penjelasan Pakar Perkeretaapian

56 menit ago
Trauma Usai Kecelakaan KRL, Negara Hadir Pulihkan Luka Batin Korban
Nasional

Trauma Usai Kecelakaan KRL, Negara Hadir Pulihkan Luka Batin Korban

4 jam ago
5 Fakta Rupiah Melemah 55 Poin, Trump Ancam Iran di Selat Hormuz
Ekbis

Awal Mei, Harga Emas Antam Menguat ke Rp2,799 Juta

10 jam ago
DE-CIX Dorong Interkoneksi, Ekosistem Digital Jabar Siap Melompat
Ekbis

DE-CIX Dorong Interkoneksi, Ekosistem Digital Jabar Siap Melompat

13 jam ago
69.574 Kursi KA di Daop 2 Bandung Ludes Diburu Jelang Libur 1 Mei
Ekbis

69.574 Kursi KA di Daop 2 Bandung Ludes Diburu Jelang Libur 1 Mei

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!