BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Kompetensi SDM Kuliner Bergeser, LPT Panghegar Siapkan Pelatihan HACCP

Denny Surya
6 Maret 2026 - 15:58
Kompetensi SDM Kuliner Bergeser, LPT Panghegar Siapkan Pelatihan HACCP



Bandung, BandungOke — Standar kompetensi sumber daya manusia di industri kuliner mulai bergeser.

Kemampuan memasak dengan cita rasa yang baik kini tidak lagi dianggap cukup.

Industri makanan semakin menuntut tenaga kerja yang memahami keamanan pangan dan mampu mencegah risiko penyakit akibat makanan atau food borne disease.

RelatedPosts

342 Perlintasan Kereta di Bandung Rawan, KAI Soroti Disiplin Pengendara

Bandung Zoo Terjepit, Gotong Royong PDI Perjuangan Jaga Satwa dan Karyawan

Jalan Diponegoro Aman Hari Ini, Tapi Proyek Gedung Sate Siap Ubah Lalu Lintas

Perubahan kebutuhan ini menjadi salah satu latar belakang LPT Panghegar, lembaga kursus perhotelan di Bandung, menyiapkan pelatihan keamanan pangan berbasis Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) pada April 2026.

Program pelatihan bersertifikasi BNSP tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja di bidang produksi makanan.

Terkait dengan hal tersebut, praktisi kuliner sekaligus pemateri HACCP, Lucky Permana, mengatakan meningkatnya kasus penyakit akibat makanan menjadi peringatan bagi industri kuliner agar tidak mengabaikan aspek keamanan pangan.

“Dalam konteks meningkatnya kasus food borne disease, penerapan HACCP menjadi sangat penting. Dapur profesional harus memprioritaskan ini untuk menjaga kepercayaan konsumen,” ujarnya, di kutip Jum’at (6/3/2026).

Praktisi kuliner sekaligus pemateri HACCP, Lucky Permana
Praktisi kuliner sekaligus pemateri HACCP, Lucky Permana

HACCP merupakan sistem pengendalian keamanan pangan yang menganalisis setiap tahapan produksi makanan untuk mengidentifikasi potensi bahaya—baik biologis, kimia, maupun fisik.

Melalui pendekatan ini, pelaku usaha dapat menentukan titik kendali kritis (critical control point) yang harus diawasi secara ketat agar makanan tetap aman dikonsumsi.

Menurut Lucky, masih banyak pelaku usaha makanan yang memahami konsep keamanan pangan secara teoritis, namun belum sepenuhnya mampu menerapkannya dalam praktik sehari-hari di dapur.

Kesalahan yang sering terjadi, kata dia, antara lain tidak menetapkan batas kritis yang tepat, lemahnya pemantauan proses produksi, hingga tidak adanya tindakan korektif ketika terjadi penyimpangan.

“Kesalahan-kesalahan ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar karena bisa meningkatkan risiko kontaminasi makanan,” katanya.

Ia juga menilai keberhasilan penerapan HACCP tidak hanya ditentukan oleh keberadaan dokumen standar operasional prosedur (SOP), tetapi juga oleh budaya kerja tim di dapur.

“SOP itu hanya dokumen. Yang membuatnya hidup adalah budaya kerja tim di dapur,” ujar Lucky.

Melalui pelatihan tersebut, LPT Panghegar berharap peserta tidak hanya memahami konsep keamanan pangan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam proses produksi makanan, baik di dapur hotel, restoran, katering, maupun usaha kuliner skala kecil.

“Pelatihan harus aplikatif. Tidak cukup hanya teori, tetapi harus ada praktik langsung agar pelaku usaha benar-benar memahami,” kata Lucky.

Di tengah meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kualitas dan keamanan makanan, kemampuan mengelola keamanan pangan kini mulai dipandang sebagai kompetensi penting bagi tenaga kerja kuliner.

Bagi industri, hal ini bukan hanya soal standar produksi, tetapi juga menyangkut reputasi dan kepercayaan publik terhadap makanan yang disajikan.***

Tags: foodborne diseaseHACCPindustri kuliner Bandungkeamanan panganlembaga kursus perhotelanLPT Panghegarpelatihan kulinerpendidikan perhotelanSDM kuliner.standar keamanan pangan
Share230Tweet144Share57
ADVERTISEMENT

Trending

69.574 Kursi KA di Daop 2 Bandung Ludes Diburu Jelang Libur 1 Mei
Ekbis

69.574 Kursi KA di Daop 2 Bandung Ludes Diburu Jelang Libur 1 Mei

2 jam ago
UPI Peringkat 1 SNBP 2026, Diserbu 53 Ribu Peminat Nasional
Pendidikan

UPI Naik Kelas di Ranking Nasional 2026, Ini Faktor Pendorongnya

4 jam ago
Sensasi “Signature 30” di HARRIS Bandung, Kuliner Lintas Rasa dari Rp65 Ribu
Ekbis

Sensasi “Signature 30” di HARRIS Bandung, Kuliner Lintas Rasa dari Rp65 Ribu

10 jam ago
342 Perlintasan Kereta di Bandung Rawan, KAI Soroti Disiplin Pengendara
Jawa Barat

342 Perlintasan Kereta di Bandung Rawan, KAI Soroti Disiplin Pengendara

1 hari ago
Di Balik Satwa yang Terurus, Ada Karyawan Setia: Andri Minta Jangan Disingkirkan
Kota Bandung

Di Balik Satwa yang Terurus, Ada Karyawan Setia: Andri Minta Jangan Disingkirkan

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!