BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Lepas Dari Ketergantungan Impor, PTDI Tandatangani FA Dengan PT YPTI

Andriansyah
12 Maret 2025 - 18:54
Lepas Dari Ketergantungan Impor, PTDI Tandatangani FA Dengan PT YPTI



BandungOke – Untuk meningkatkan daya saing rantai pasok industri kedirgantaraan nasional, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menjalin kerja sama strategis dengan PT Yogya Presisi Teknikatama Industri (PT YPTI).

Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana, mengatakan, kerja sama ini menjadi momentum penting dalam pembangunan ekosistem dirgantara nasional.

“Dengan melibatkan lebih banyak pelaku industri lokal, kami berkomitmen untuk meningkatkan TKDN dan mengoptimalkan potensi industri dalam negeri. Kolaborasi ini juga akan memperkaya kapabilitas permesinan PTDI, sehingga kami dapat terus meningkatkan kualitas, kompetensi dan diversifikasi produk dirgantara.” kata Dena. Rabu (12/3/2025)

RelatedPosts

3 Pihak yang Disorot dalam Kecelakaan Perlintasan Sebidang, Ini Penjelasan Pakar Perkeretaapian

Trauma Usai Kecelakaan KRL, Negara Hadir Pulihkan Luka Batin Korban

Update Tragedi Bekasi Timur: 106 Korban, Jalur Dibuka Bertahap, 24 KA Dibatalkan

Dena menegaskan, sejalan dengan program Making Indonesia 4.0 yang dicanangkan oleh Kementerian Perindustrian RI, kerja sama ini turut mendukung akselerasi transformasi industri manufaktur nasional menuju ekosistem berbasis teknologi tinggi dan berdaya saing global.

Selain itu, imbuhnya inisiatif ini juga mendukung kebijakan substitusi impor dan penguatan industri komponen dalam negeri, sebagaimana yang diamanatkan dalam Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

Sebagaimana arahan Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang yang dalam hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza, mengatakan bahwa PTDI diharapkan dapat terus meningkatkan perannya untuk mendorong pengembangan ekosistem industri pesawat terbang, baik peran sebagai lead integrator dalam manufaktur pesawat.

“PTDI sebagai tier 1 harus mampu menjadi enabler industri lainnya di dalam negeri untuk menjadi tier 2 dan 3 dalam menyerap peluang pasar yang besar tersebut sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor komponen,” katanya.

Sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan industri kedirgantaraan yang lebih mandiri dan kompetitif, FA ini menjadi langkah konkret bagi PTDI dan YPTI dalam mempercepat implementasi strategi peningkatan daya saing industri manufaktur nasional.

Dengan sinergi yang semakin erat, kedua Perusahaan siap memasuki fase implementasi guna mengoptimalkan rantai pasok, meningkatkan efisiensi produksi, serta memperkuat kemandirian industri dirgantara Indonesia di kancah global.

Kelanjutan MoU Pada Oktober 2024

Sebagai bagian dari kerja sama ini, PTDI dan PT YPTI menandatangani Framework Agreement (FA) yang mencakup berbagai aspek utama, seperti penyediaan dan revitalisasi mesin produksi PTDI, peningkatan daya saing produk permesinan, serta pelatihan terkait manajemen pemeliharaan permesinan.

Kesepakatan ini juga membuka peluang transfer teknologi dan peningkatan kapabilitas sumber daya manusia di bidang dirgantara, sejalan dengan agenda nasional dalam mendorong kemandirian sektor manufaktur.

FA ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kerja sama yang telah dimulai sebelumnya melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada bulan Oktober 2024 lalu. Hal ini menunjukkan kesinambungan visi PTDI dalam memperkuat industri dirgantara nasional melalui sinergi dengan industri lokal.

Seremoni penandatanganan FA berlangsung di Kantor Kementerian Perindustrian RI, Jakarta, disaksikan oleh Wakil Menteri Perindustrian RI, Faisol Riza dan Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi & Elektronika Kementerian Perindustrian RI, Setia Diarta, sebagai bentuk dukungan Pemerintah dalam membangun ekosistem dirgantara nasional, serta Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan. Adapun penandatanganan dokumen kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Produksi PTDI, Dena Hendriana dan Direktur Utama PT YPTI, Petrus Tedja Hapsoro.***

Share224Tweet140Share56
ADVERTISEMENT

Trending

Keselamatan Jadi Harga Mati, Manajemen KAI Daop 2 Bandung Turun Periksa Jalur KA
Jawa Barat

Keselamatan Jadi Harga Mati, Manajemen KAI Daop 2 Bandung Turun Periksa Jalur KA

13 menit ago
Krakatau Steel Akui Transisi Hijau Tak Mudah, Harga Gas Jadi Ancaman Baru
Ekbis

Krakatau Steel Akui Transisi Hijau Tak Mudah, Harga Gas Jadi Ancaman Baru

9 jam ago
MBG Masuk Karawang, Putih Sari Soroti Ancaman Stunting bagi Masa Depan Anak
Jawa Barat

MBG Masuk Karawang, Putih Sari Soroti Ancaman Stunting bagi Masa Depan Anak

22 jam ago
Cellica Dorong MBG Tekan Stunting di Karawang, Ribuan Warga Sambut Antusias
Jawa Barat

Cellica Dorong MBG Tekan Stunting di Karawang, Ribuan Warga Sambut Antusias

1 hari ago
PVJ Bandung Sulap Sampah Organik Lewat Budidaya Maggot
Kota Bandung

PVJ Bandung Sulap Sampah Organik Lewat Budidaya Maggot

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!