BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Farhan Ultimatum Apjatel, Galian Telekomunikasi Bandung Harus Rampung

Abdul Hadi
8 Maret 2026 - 11:34
Farhan Ultimatum Apjatel, Galian Telekomunikasi Bandung Harus Rampung



Bandung, BandungOke — Trotoar dibongkar, jalan menyempit, dan lubang galian dibiarkan terbuka.

Pemandangan itu belakangan kerap ditemui di sejumlah ruas jalan Kota Bandung.

Proyek penanaman jaringan telekomunikasi yang seharusnya memperbaiki infrastruktur digital justru menuai keluhan warga.

RelatedPosts

Dari Mengaji hingga UMKM, Strategi ICMI Bandung Ubah Wajah Literasi Warga

Farhan Tegas: RS Tak Boleh Tolak Pasien Darurat di Bandung

90 Menit Bisa Baca Al-Qur’an? Program ICMI–Pemkot Bandung Ini Jadi Sorotan

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, akhirnya mengeluarkan ultimatum. Ia memberi batas waktu hingga 12 Maret bagi penyedia jaringan telekomunikasi untuk menuntaskan seluruh pekerjaan galian di wilayah kota.

Ultimatum itu terutama ditujukan kepada Telkom Indonesia serta Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) yang mengerjakan proyek utilitas di sejumlah ruas jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat di wilayah Bandung.

Farhan meminta proses pengerjaan dipercepat sekaligus memastikan kondisi trotoar yang telah dibongkar segera dikembalikan seperti semula.

Menurutnya, pembangunan jaringan telekomunikasi memang penting, tetapi tidak boleh mengorbankan kenyamanan masyarakat.

“Kami mendukung peningkatan infrastruktur, termasuk jaringan telekomunikasi. Namun pekerjaan di lapangan harus dikelola dengan baik. Kami meminta agar seluruh pekerjaan galian dapat diselesaikan paling lambat 12 Maret sehingga tidak terus mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Farhan, Minggu, 8 Maret 2026.

Ia juga meminta pihak Apjatel bersikap transparan kepada publik dengan menyampaikan titik-titik pekerjaan yang sudah selesai dan lokasi yang masih dalam proses perapian.

Farhan mengingatkan, galian yang terlalu lama dibiarkan terbuka dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Selain memperparah kemacetan, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan pejalan kaki karena banyak trotoar yang dibongkar.

Situasi ini menegaskan pentingnya koordinasi antara penyedia jaringan utilitas dengan pemerintah daerah. Tanpa perencanaan matang, proyek infrastruktur justru berpotensi memicu masalah baru di ruang kota.

“Hal yang terpenting adalah bagaimana setiap pekerjaan dapat selesai tepat waktu, kemudian kondisi trotoar dikembalikan seperti semula sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman dan aman,” kata Farhan.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat mematuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan pemerintah kota.

“Sekali lagi ini demi kenyamanan masyarakat pengguna jalan dan trotoar,” tuturnya.***

Share230Tweet144Share57
ADVERTISEMENT

Trending

Viral Keluhan Layanan Bayi, RSHS Bandung Minta Maaf dan Janjikan Perbaikan
Hukrim

Bayi Tertukar di NICU RSHS Bandung? Klarifikasi Dirut Buka Celah Serius Sistem Keselamatan Pasien

5 jam ago
BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi
Gaya Hidup

BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi

6 jam ago
7 Fakta Permainan Kuno di Borobudur yang Baru Terungkap, Bukan Sekadar Candi
Nasional

7 Fakta Permainan Kuno di Borobudur yang Baru Terungkap, Bukan Sekadar Candi

8 jam ago
1.200 Pelamar Padati Booth KAI, Ini 5 Hal Penting yang Harus Diketahui
Ekbis

1.200 Pelamar Padati Booth KAI, Ini 5 Hal Penting yang Harus Diketahui

10 jam ago
Dana TJSL KAI Daop 2 Tembus Rp1,1 Miliar, Ini Sasarannya
Berita

Dana TJSL KAI Daop 2 Tembus Rp1,1 Miliar, Ini Sasarannya

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!