BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

90 Menit Bisa Baca Al-Qur’an? Program ICMI–Pemkot Bandung Ini Jadi Sorotan

Denny Surya
15 April 2026 - 10:30
90 Menit Bisa Baca Al-Qur’an? Program ICMI–Pemkot Bandung Ini Jadi Sorotan



Bandung, BandungOke — Upaya pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di Kota Bandung memasuki babak baru.

Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ICMI Orda Kota Bandung bertema “Menguatkan Kelembagaan, Mensinergikan Kegiatan dalam Mendukung Kota Bandung Berkelanjutan”, kolaborasi antara ICMI dan Pemerintah Kota Bandung ditegaskan sebagai langkah strategis berbasis data hingga level kecamatan.

Ketua ICMI Orda Kota Bandung, Tatang Muhtar, menekankan pentingnya pendekatan terukur dalam menyelesaikan persoalan literasi Al-Qur’an. Ia menyebut, program ini tidak bisa hanya berbasis asumsi, tetapi harus dimulai dari pemetaan riil di masyarakat.

RelatedPosts

Dari Mengaji hingga UMKM, Strategi ICMI Bandung Ubah Wajah Literasi Warga

Farhan Tegas: RS Tak Boleh Tolak Pasien Darurat di Bandung

Sekda Bandung Soroti Pentingnya Data Akurat, Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

“Harapannya ke depan, melalui kita nanti di tiap kecamatan, dimulai dari data. Berapa sebenarnya masyarakat yang masih buta huruf Al-Qur’an. Kalau datanya sudah ada per kelurahan, kita bisa gempur habis dengan berbagai program,” ujar Tatang di Pendopo Kota Bandung, Rabu 15 April 2026.

Menurutnya, Kecamatan Panyileukan menjadi salah satu titik awal implementasi program berbasis wilayah. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berdampak langsung.

Ketua ICMI Orda Kota Bandung, Tatang Muhtar bersama Ustadz Abu Rabbani dalam Rakerda ICMI Kota Bandung di Pendopo. Rabu 15 April 2026
Ketua ICMI Orda Kota Bandung, Tatang Muhtar bersama Ustadz Abu Rabbani dalam Rakerda ICMI Kota Bandung di Pendopo. Rabu 15 April 2026

Tak hanya itu, ICMI juga menggandeng metode pembelajaran cepat yang diperkenalkan oleh Ustadz Abu Rabbani. Metode ini diklaim mampu membantu masyarakat yang sama sekali belum bisa membaca Al-Qur’an menjadi mampu membaca dalam waktu singkat.

“Metode ini sudah diujikan. Dalam 90 menit, yang benar-benar belum bisa baca tulis Al-Qur’an bisa mulai membaca. Ini jadi alternatif percepatan,” kata Tatang.

Ia juga menekankan bahwa pendekatan pengajaran yang humanis menjadi kunci keberhasilan program ini. Menurutnya, proses belajar tidak boleh membuat peserta merasa disalahkan, melainkan dituntun secara bertahap.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung menyambut positif inisiatif tersebut. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Bandung, Nasrulloh Jamaludin, menilai sinergi dengan ICMI menjadi bagian penting dalam penguatan program pembangunan manusia berbasis nilai keagamaan.

“Kami melihat ini sebagai kolaborasi strategis. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kehadiran ICMI dengan pendekatan berbasis komunitas dan metode yang aplikatif menjadi penguat program kami, khususnya dalam peningkatan literasi keagamaan masyarakat,” ujar Nasrulloh.

Ia menambahkan, Pemkot Bandung siap mendukung dari sisi fasilitasi data hingga integrasi program di tingkat kewilayahan.

“Kalau pemetaan sudah jelas, intervensi program akan lebih terarah. Ini sejalan dengan visi pembangunan Kota Bandung yang berkelanjutan, tidak hanya fisik tapi juga kualitas SDM,” katanya.

Rakerda ini juga menjadi momentum refleksi kepengurusan ICMI Orda Kota Bandung yang dipimpin Tatang Muhtar sejak 2021, menggantikan almarhum Haji Samsir. Dalam forum tersebut, Tatang menyampaikan bahwa masa jabatannya akan segera berakhir dan mendorong regenerasi kepemimpinan ke depan.

Namun demikian, ia berharap fondasi program yang telah dirintis, terutama dalam kolaborasi dengan pemerintah, dapat terus dilanjutkan dan diperkuat.

Dengan pendekatan berbasis data, metode pembelajaran cepat, serta sinergi lintas sektor, program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an di Kota Bandung diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi gerakan nyata yang menjangkau hingga lapisan masyarakat paling bawah.***

Editor: Denny Surya
Tags: Bandung berkelanjutanbuta huruf Al-Qur’anICMI Kota BandungLiterasi Al-Qur’anmetode belajar cepat Al-Qur’anPanyileukanPemkot Bandungpendidikan keagamaanProgram Keagamaan BandungRakerda ICMI
Share228Tweet143Share57
ADVERTISEMENT

Trending

Penemuan Kerangka Manusia
Hukrim

Penemuan Kerangka Manusia di Bawah Jembatan Citarum, Polisi Lacak Identitas Korban

2 jam ago
Dewa United vs Persib Bandung
Sepakbola

Dewa United vs Persib Bandung Tanpa Penonton! Bobotoh Jangan Datang ke Stadion, Ini Alasannya

2 jam ago
RUU Satu Data Disorot, Guru Besar Tel-U Tegaskan Data Kini Aset Strategis Negara!
Pendidikan

RUU Satu Data Disorot, Guru Besar Tel-U Tegaskan Data Kini Aset Strategis Negara!

19 jam ago
Viral Keluhan Layanan Bayi, RSHS Bandung Minta Maaf dan Janjikan Perbaikan
Hukrim

Bayi Tertukar di NICU RSHS Bandung? Klarifikasi Dirut Buka Celah Serius Sistem Keselamatan Pasien

1 hari ago
BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi
Gaya Hidup

BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!