close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Sahroni Apresiasi Pemecatan Brimob Tersangka Tewaskan Siswa MTs di Maluku

by Denny Surya
25 Februari 2026 - 17:52
Sahroni Apresiasi Pemecatan Brimob Tersangka Tewaskan Siswa MTs di Maluku

Jakarta, BandungOke – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai langkah Polri memecat anggota Brimob Polda Maluku berinisial Bripda MS sebagai keputusan tepat dan mendesak.

Anggota tersebut diduga menganiaya siswa MTs berusia 14 tahun hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku.

RelatedPosts

Stok BBM Nasional Hanya 22 Hari, Acuviarta Imbau Warga Tak Panik

Aksi Sahroni Salurkan Gaji ke Donasi Dinilai Positif, Konsistensi Jadi Ujian

CMS Mandhala Mk2: Upaya Len Bangun Otak Sistem Tempur Kapal Perang TNI

Menurut Sahroni, pemecatan itu penting untuk menjaga marwah institusi sekaligus mempercepat proses hukum tanpa intervensi internal.

“Selain menjaga marwah konstitusi, juga agar proses hukum bisa dijalankan dengan lebih cepat dan transparan tanpa embel-embel apa pun, dan saya harap segera diproses secepatnya,” kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta. Rabu (25/2/2026)

Politikus Partai NasDem itu menyebut peristiwa tersebut bertolak belakang dengan arahan Kapolri yang menekankan pendekatan humanis dan terukur dalam penegakan hukum. Karena itu, ia meminta kasus ini diusut tuntas.

“Ini peristiwa yang sangat menyedihkan, wajib diusut tuntas. Padahal kan Pak Kapolri sudah sangat tegas dan clear, bahwa anggota Polri harus humanis dan mengutamakan langkah preventif,” ujarnya.

Artinya, tegas Sahroni, setiap keputusan di lapangan harus terukur, profesional, dan mengedepankan perlindungan masyarakat.

Sahroni juga membuka kemungkinan sanksi terhadap atasan pelaku apabila terbukti lalai dalam pengawasan.

“Saya rasa untuk kasus seperti ini, yang diberi hukuman bukan hanya pelaku namun bisa juga atasannya diberi sanksi karena dianggap lalai meng-handle anak buahnya,” tuturnya.

Ia meminta evaluasi menyeluruh di tingkat Polda agar penggunaan kekerasan di lapangan benar-benar terukur, terutama terhadap anak di bawah umur.

“Maka dari itu, saya minta kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh jajaran Polda se-Indonesia,” pungkas Sahroni.***

Tags: Ahmad SahroniBrimobevaluasi kepolisiankekerasan aparatKomisi III DPRKota TualPolda MalukuPolri
Share222Tweet139Share56

Trending

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan pada Angkutan Lebaran 2026
Jawa Barat

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan pada Angkutan Lebaran 2026

4 jam ago
Stok BBM Nasional Hanya 22 Hari, Acuviarta Imbau Warga Tak Panik
Nasional

Stok BBM Nasional Hanya 22 Hari, Acuviarta Imbau Warga Tak Panik

15 jam ago
Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Boarding KA Ditutup 5 Menit Sebelum Berangkat
Jawa Barat

Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Boarding KA Ditutup 5 Menit Sebelum Berangkat

16 jam ago
Sahroni Dukung Penghentian Kasus Guru Honorer, Kejagung Dinilai Gunakan Hati Nurani
Nasional

Aksi Sahroni Salurkan Gaji ke Donasi Dinilai Positif, Konsistensi Jadi Ujian

2 hari ago
KAI Daop 2 Bandung Bagi 3.500 Takjil Gratis untuk Penumpang Kereta Jarak Jauh
Kota Bandung

KAI Daop 2 Bandung Bagi 3.500 Takjil Gratis untuk Penumpang Kereta Jarak Jauh

2 hari ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam