BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Sahroni Apresiasi Pemecatan Brimob Tersangka Tewaskan Siswa MTs di Maluku

Denny Surya
25 Februari 2026 - 17:52
Sahroni Apresiasi Pemecatan Brimob Tersangka Tewaskan Siswa MTs di Maluku



Jakarta, BandungOke – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai langkah Polri memecat anggota Brimob Polda Maluku berinisial Bripda MS sebagai keputusan tepat dan mendesak.

Anggota tersebut diduga menganiaya siswa MTs berusia 14 tahun hingga meninggal dunia di Kota Tual, Maluku.

Menurut Sahroni, pemecatan itu penting untuk menjaga marwah institusi sekaligus mempercepat proses hukum tanpa intervensi internal.

RelatedPosts

7 Fakta Permainan Kuno di Borobudur yang Baru Terungkap, Bukan Sekadar Candi

Menuju Indonesia 2045, Wihaji Tekankan Peran Keluarga Cegah Aging Population

Evakuasi Rampung! Jalur KA Bumiayu Dibuka, Kecepatan Masih Dibatasi

“Selain menjaga marwah konstitusi, juga agar proses hukum bisa dijalankan dengan lebih cepat dan transparan tanpa embel-embel apa pun, dan saya harap segera diproses secepatnya,” kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta. Rabu (25/2/2026)

Politikus Partai NasDem itu menyebut peristiwa tersebut bertolak belakang dengan arahan Kapolri yang menekankan pendekatan humanis dan terukur dalam penegakan hukum. Karena itu, ia meminta kasus ini diusut tuntas.

“Ini peristiwa yang sangat menyedihkan, wajib diusut tuntas. Padahal kan Pak Kapolri sudah sangat tegas dan clear, bahwa anggota Polri harus humanis dan mengutamakan langkah preventif,” ujarnya.

Artinya, tegas Sahroni, setiap keputusan di lapangan harus terukur, profesional, dan mengedepankan perlindungan masyarakat.

Sahroni juga membuka kemungkinan sanksi terhadap atasan pelaku apabila terbukti lalai dalam pengawasan.

“Saya rasa untuk kasus seperti ini, yang diberi hukuman bukan hanya pelaku namun bisa juga atasannya diberi sanksi karena dianggap lalai meng-handle anak buahnya,” tuturnya.

Ia meminta evaluasi menyeluruh di tingkat Polda agar penggunaan kekerasan di lapangan benar-benar terukur, terutama terhadap anak di bawah umur.

“Maka dari itu, saya minta kejadian ini menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh jajaran Polda se-Indonesia,” pungkas Sahroni.***

Tags: Ahmad SahroniBrimobevaluasi kepolisiankekerasan aparatKomisi III DPRKota TualPolda MalukuPolri
Share224Tweet140Share56
ADVERTISEMENT

Trending

Penemuan Kerangka Manusia
Hukrim

Penemuan Kerangka Manusia di Bawah Jembatan Citarum, Polisi Lacak Identitas Korban

6 jam ago
Dewa United vs Persib Bandung
Sepakbola

Dewa United vs Persib Bandung Tanpa Penonton! Bobotoh Jangan Datang ke Stadion, Ini Alasannya

6 jam ago
RUU Satu Data Disorot, Guru Besar Tel-U Tegaskan Data Kini Aset Strategis Negara!
Pendidikan

RUU Satu Data Disorot, Guru Besar Tel-U Tegaskan Data Kini Aset Strategis Negara!

23 jam ago
Viral Keluhan Layanan Bayi, RSHS Bandung Minta Maaf dan Janjikan Perbaikan
Hukrim

Bayi Tertukar di NICU RSHS Bandung? Klarifikasi Dirut Buka Celah Serius Sistem Keselamatan Pasien

1 hari ago
BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi
Gaya Hidup

BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!