BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Masjid Agung Bandung Bangkit Lagi, Bale Nyungcung Disorot

Andriansyah
6 April 2026 - 23:45
Masjid Agung Bandung Bangkit



Bandung, BandungOke – Masjid Agung Bandung bangkit kembali dan menjadi sorotan publik. Bukan sekadar sebagai tempat ibadah di jantung Kota Bandung, masjid bersejarah ini kini didorong bangkit dengan wajah baru: menghidupkan kembali identitas lamanya melalui Bale Nyungcung sekaligus memperkuat peran sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi syariah.

Momentum kebangkitan itu mengemuka saat Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, meninjau kawasan Masjid Agung Bandung bersama sejumlah pemangku kepentingan. Dalam kunjungan tersebut, Erwan menegaskan pentingnya mengembalikan jati diri Masjid Agung Bandung bangkit kembali sebagai simbol sejarah dan budaya warga Kota Kembang. Ia menyebut ciri khas arsitektur Bale Nyungcung yang dulu melekat pada masjid ini layak dihidupkan kembali sebagai bagian dari identitas yang sempat memudar.

“Ke depan, kami ingin Bale Nyungcung itu bisa dibangun kembali sebagai simbol Masjid Agung Bandung. Ini bagian dari upaya mengembalikan identitas sejarahnya,” kata Erwan baru baru ini.

RelatedPosts

Dari Mengaji hingga UMKM, Strategi ICMI Bandung Ubah Wajah Literasi Warga

Farhan Tegas: RS Tak Boleh Tolak Pasien Darurat di Bandung

90 Menit Bisa Baca Al-Qur’an? Program ICMI–Pemkot Bandung Ini Jadi Sorotan

Bagi warga Bandung, Masjid Agung Bandung bukan bangunan biasa. Berdiri sejak awal abad ke-19 dan berada di kawasan Alun-Alun Bandung, masjid ini memiliki jejak panjang dalam sejarah kota, budaya, hingga kehidupan keagamaan masyarakat. Karena itu, wacana menghidupkan kembali elemen arsitektur Bale Nyungcung dinilai bukan semata urusan fisik, melainkan simbol penting untuk mengembalikan ruh dan marwah masjid sebagai ikon kebanggaan umat.

Tak Berhenti pada Aspek Sejarah

Namun kebangkitan Masjid Agung Bandung tak berhenti pada aspek sejarah. Pemerintah dan pengelola juga mendorong agar masjid ini kembali hidup sebagai ruang publik yang aktif, ramai, dan dekat dengan masyarakat—terutama generasi muda. Masjid tidak lagi dipandang hanya sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat interaksi sosial, pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.

Dalam peninjauan itu, Erwan juga menyinggung perlunya penataan kawasan sekitar masjid agar lebih hidup dan semarak. Salah satu gagasan yang mencuat adalah membuka akses ruang publik di kawasan depan Alun-Alun Bandung agar arus kunjungan masyarakat ke masjid semakin besar dan suasana kawasan menjadi lebih dinamis.

Berdaya dalam Sektor Ekonomi Syariah

Di sisi lain, pengurus nadzir Masjid Agung Bandung memaparkan visi yang lebih luas. Masjid Agung Bandung diproyeksikan menjadi hub atau pusat unggulan yang tak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga berdaya dalam sektor ekonomi syariah. Gagasan ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan zaman, terutama di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap literasi keuangan syariah, investasi halal, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Konsep yang sedang disiapkan bukan sekadar slogan. Sejumlah program seperti pelatihan, workshop, edukasi keuangan syariah, hingga pembukaan akses terhadap instrumen investasi berbasis syariah disebut menjadi bagian dari arah baru pengembangan Masjid Agung Bandung. Langkah ini diharapkan menjadikan masjid sebagai pusat edukasi sekaligus pemberdayaan ekonomi yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat sehari-hari.

Gagasan tersebut semakin menarik karena datang di tengah fase penting Masjid Agung Bandung pada 2026. Seperti diketahui, status masjid ini sebagai Masjid Raya Provinsi Jawa Barat resmi berakhir setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut status tersebut melalui keputusan gubernur yang ditetapkan pada awal Januari 2026. Sejak saat itu, masjid bersejarah ini kembali menegaskan identitasnya sebagai Masjid Agung Bandung.

Pusat Keumatan yang Lebih Mandiri, Bersejarah, dan Relevan

Perubahan status itu justru membuka ruang baru bagi narasi kebangkitan. Alih-alih tenggelam dalam polemik, Masjid Agung Bandung kini diarahkan untuk menegaskan kembali perannya. Yakni sebagai pusat keumatan yang lebih mandiri, bersejarah, dan relevan dengan tantangan masa kini. Dari upaya menghidupkan simbol arsitektur lama, mengaktifkan kawasan sekitar. Hingga mendorong peran ekonomi syariah, semuanya bermuara pada satu tujuan.  Yaitu menjadikan Masjid Agung Bandung bukan hanya megah secara fisik, tetapi juga kuat secara fungsi.

Di mata publik, langkah ini bisa menjadi momentum besar. Jika dikelola konsisten, Masjid Agung Bandung berpeluang kembali menjadi magnet spiritual. Bahkan pusat aktivitas sosial, sekaligus episentrum ekonomi umat di jantung Kota Bandung.

Bale Nyungcung, yang dulu menjadi penanda kuat identitas, kini bukan lagi sekadar nostalgia. Ia berubah menjadi simbol kebangkitan. Dan ketika masjid mampu menghadirkan manfaat nyata bagi umat. Dari ibadah, ilmu, hingga ekonomi, maka marwah Masjid Agung Bandung tak hanya kembali, tetapi bisa lahir lebih kuat dari sebelumnya.***

Tags: Bale NyungcungBandungekonomi syariahErwan Setiawanjawa baratMasjid Agung Bandungmasjid raya bandungRevitalisasi Masjid Agung Bandung
Share229Tweet143Share57
ADVERTISEMENT

Trending

Penemuan Kerangka Manusia
Hukrim

Penemuan Kerangka Manusia di Bawah Jembatan Citarum, Polisi Lacak Identitas Korban

6 jam ago
Dewa United vs Persib Bandung
Sepakbola

Dewa United vs Persib Bandung Tanpa Penonton! Bobotoh Jangan Datang ke Stadion, Ini Alasannya

6 jam ago
RUU Satu Data Disorot, Guru Besar Tel-U Tegaskan Data Kini Aset Strategis Negara!
Pendidikan

RUU Satu Data Disorot, Guru Besar Tel-U Tegaskan Data Kini Aset Strategis Negara!

23 jam ago
Viral Keluhan Layanan Bayi, RSHS Bandung Minta Maaf dan Janjikan Perbaikan
Hukrim

Bayi Tertukar di NICU RSHS Bandung? Klarifikasi Dirut Buka Celah Serius Sistem Keselamatan Pasien

1 hari ago
BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi
Gaya Hidup

BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!