BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

PTDI Tampil Beda di DSA 2026, Kunci Pasar Malaysia

Denny Surya
21 April 2026 - 10:35
PTDI Tampil Beda di DSA 2026, Kunci Pasar Malaysia



“PTDI memanfaatkan DSA 2026 bukan sekadar ajang pamer produk, tetapi sebagai panggung diplomasi industri pertahanan dengan mengunci pasar Malaysia lewat pendekatan end-to-end solution dari CN235 hingga layanan purna jual dan potensi sistem pertahanan baru,”

 

Kuala Lumpur, BandungOke — Di tengah ketatnya persaingan industri pertahanan kawasan Asia Pasifik, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kembali menegaskan ambisinya di pasar regional.

RelatedPosts

MinyaKita Rp21 Ribu, Retaknya Janji Harga Stabil di Pasar Bandung

3 Harga BBM Pertamina Naik Tajam Hari Ini, Turbo Tembus Rp19.400

7 Fakta Nissan Rogue 2027 e-Power yang Siap Guncang Pasar Global

Lewat ajang Defence Services Asia (DSA) 2026 di Malaysia International Trade & Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur, 20–23 April 2026, PTDI tidak hanya datang sebagai peserta pameran, tetapi sebagai penjual ekosistem solusi pertahanan.

Di bawah payung Indonesia Pavilion bersama Kementerian Pertahanan RI dan Holding Defend ID, PTDI membawa narasi yang lebih besar dari sekadar penjualan pesawat: konsolidasi posisi Indonesia dalam rantai industri pertahanan regional.

Rekam jejak PTDI di Malaysia menjadi modal utama. Sejak 1999, sebanyak tujuh unit CN235-220 telah dioperasikan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM), terdiri dari satu unit VVIP Military Transport dan enam unit Military Transport.

Pada 2023, tiga unit di antaranya dimodifikasi menjadi Maritime Surveillance Aircraft (MSA), memperluas fungsi strategis pesawat tersebut dalam pengawasan maritim.

Namun PTDI tidak berhenti di situ. Di luar platform pesawat, perusahaan ini menekankan layanan berkelanjutan melalui pendekatan full lifecycle support—mulai dari Maintenance, Repair & Overhaul (MRO), Service Life Extension Program (SLEP), hingga penyediaan suku cadang, rewiring, modifikasi, dan perbaikan struktur.

Pendekatan ini memperlihatkan perubahan strategi, dari sekadar produsen menjadi penyedia solusi operasional jangka panjang.

Selain CN235-220, PTDI juga membuka peluang kerja sama baru di Malaysia, termasuk platform NC212i, N219, hingga sistem roket 70 mm.

Langkah ini memperluas spektrum bisnis PTDI dari transportasi udara ke sistem pertahanan yang lebih terintegrasi.

“Partisipasi PTDI dalam DSA 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kehadiran kami di Malaysia sebagai mitra jangka panjang. Dengan rekam jejak operasional pesawat CN235-220 di TUDM serta pengalaman dalam berbagai program layanan after sales, PTDI terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi yang andal dan berkelanjutan, tidak hanya pada produk pesawat tapi juga sistem pertahanan lainnya seperti roket,” ujar Moh Arif Faisal, Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PTDI dalam keterangan persnya, Selasa 21 April 2026.

Di balik pernyataan itu, DSA 2026 memperlihatkan satu hal: kompetisi industri pertahanan kini tidak lagi hanya soal platform, tetapi soal siapa yang mampu mengunci layanan, keberlanjutan, dan integrasi sistem paling lengkap.

Bagi PTDI, Malaysia bukan sekadar pasar lama, melainkan panggung uji ulang strategi baru—dari manufaktur ke solusi menyeluruh.***

Editor: Denny Surya
Tags: ASEAN defense industryCN235defend idDSA 2026ekspor pertahananindustri pertahananKedirgantaraanMalaysiaN219NC212iPTDITeknologi MiliterTUDM
Share222Tweet139Share56
ADVERTISEMENT

Trending

Proses pemeriksaan berkas yang wajib dibawa peserta untuk bisa ikut Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Foto : Humas ISBI Bandung
Pendidikan

ISBI Bandung Fasilitasi 8.247 Peserta UTBK-SNBT 2026, Kehadiran 98,7 Persen di Hari Pertama

8 menit ago
AKI Jabar Masih Tinggi, Seberapa Efektif Kebijakan KB Pascapersalinan?
Jawa Barat

AKI Jabar Masih Tinggi, Seberapa Efektif Kebijakan KB Pascapersalinan?

4 jam ago
Hari Pertama UTBK di UPI Nyaris Tanpa Gangguan, 82 Peserta Absen
Pendidikan

Hari Pertama UTBK di UPI Nyaris Tanpa Gangguan, 82 Peserta Absen

9 jam ago
Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, Nina Fitriani, menegaskan emansipasi perempuan tidak dapat dilepaskan dari isu pendidikan politik.
Kota Bandung

Di Balik Suara Nina Fitriani, Ada Semangat Kartini yang Terus Hidup

22 jam ago
Lintas Jawa Tanpa Pindah, Sangkuriang Jadi Jalur Baru Pergerakan Ekonomi
Nasional

Lintas Jawa Tanpa Pindah, Sangkuriang Jadi Jalur Baru Pergerakan Ekonomi

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!